Maluku Utara — United Nations Industrial Development Organization (UNIDO) menegaskan bahwa Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) memiliki posisi yang sangat penting dalam pembangunan industri nikel global yang berkelanjutan. Hal ini disampaikan dalam kunjungan UNIDO ke kawasan industri tersebut di Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara, baru-baru ini.
Managing Director UNIDO untuk Technical Cooperation and Sustainable Industrial Development, Ciyong Zou, mengatakan bahwa IWIP bukan hanya sekadar kawasan industri biasa tetapi juga menjadi tempat yang ideal untuk menerapkan praktik industri modern yang bertanggung jawab. Ia menilai pengelolaan IWIP dalam menerapkan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) sangat impresif dan layak menjadi model bagi kawasan industri lain.
Menurut UNIDO, kerja sama yang terjalin antara IWIP dan pihak swasta seperti Tsingshan Holding Group telah menghasilkan arah baru dalam pengelolaan industri nikel yang memperhatikan aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola yang baik. Melalui kesepakatan bersama dalam Joint Declaration on the Sustainable Development of the Nickel Industry Chain yang disepakati di Riyadh pada November 2025, IWIP ditetapkan sebagai proyek percontohan (pilot project) untuk pengembangan kawasan industri nikel berkelanjutan.
Presiden Direktur PT IWIP Kevin He menegaskan bahwa pengakuan ini menjadi momentum penting bagi Indonesia untuk memperkuat peran nasional dalam hilirisasi dan peningkatan nilai tambah produk nikel. Ia juga menyatakan bahwa IWIP berkomitmen kuat untuk terus mengintegrasikan prinsip ESG dalam semua aktivitas operasionalnya serta meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di sektor industri.
Melihat perkembangan ini, pandangan dari UNIDO menunjukkan bahwa Indonesia, melalui IWIP, semakin memiliki peluang untuk memimpin transformasi industri nikel dunia menuju masa depan yang lebih berkelanjutan. Bukan hanya sekadar sebagai pusat produksi, tetapi juga sebagai referensi global dalam praktik industri yang bertanggung jawab dan berdaya saing tinggi











