WEDA TENGAH, HALMAHERA TENGAH — Kabar baik datang dari Desa Lelilef Sawai. PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) resmi mengoperasikan Water Treatment Plant (WTP) Lelilef, fasilitas pengolahan air bersih yang kini bisa dimanfaatkan masyarakat di Lelilef Sawai dan Lelilef Waibulan.
Bagi warga setempat, kehadiran WTP ini bukan sekadar bangunan baru. “Air bersih ini torang so lama tunggu,” ujar sejumlah warga yang selama ini harus bergantung pada sumber air terbatas, apalagi saat musim kemarau datang.
WTP Lelilef memiliki kapasitas produksi hingga 10,2 juta liter per hari, cukup besar untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat sekitar. Air yang sebelumnya belum layak konsumsi kini diolah agar aman digunakan untuk kebutuhan rumah tangga, mulai dari masak, mandi, hingga keperluan sehari-hari.
Para kepala desa di wilayah Lelilef menyampaikan bahwa fasilitas ini sangat membantu warga. Menurut mereka, air bersih adalah kebutuhan dasar yang langsung berdampak pada kesehatan keluarga dan aktivitas ekonomi. “Kalau air so ada, torang bisa fokus kerja, anak-anak juga lebih sehat,” kata salah satu tokoh masyarakat.
Perwakilan IWIP menjelaskan bahwa pembangunan WTP ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk hidup baku-baku baik deng masyarakat lingkar industri. Tidak hanya membangun, IWIP juga menekankan pentingnya pengelolaan bersama agar fasilitas ini bisa dipakai dalam jangka panjang.
Di tengah perkembangan kawasan industri Weda Bay yang semakin pesat, keberadaan WTP Lelilef menjadi bukti bahwa pembangunan bisa berjalan seiring dengan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat. Bagi warga Halteng, ini bukan cuma soal infrastruktur, tapi soal rasa aman, sehat, dan harapan untuk hidup yang lebih baik.
“Yang penting air bersih jalan terus, torang jaga sama-sama,” tutup warga Lelilef.













