Kunjungan Pemerintah ke IWIP Tegaskan Negara Hadir Dukung Investasi Strategis

banner 468x60

Halmahera Tengah — Pemerintah kembali menunjukkan kehadirannya dalam mendukung iklim investasi nasional melalui kunjungan Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Silmy Karim ke kawasan Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), Maluku Utara. Kunjungan ini menegaskan bahwa sektor industri strategis, khususnya hilirisasi nikel, mendapat perhatian serius dari negara, tidak hanya dari sisi kebijakan ekonomi, tetapi juga dari aspek layanan dan pengawasan keimigrasian.

Dalam agenda tersebut, Silmy Karim meninjau langsung fasilitas keimigrasian yang beroperasi di lingkungan IWIP, termasuk layanan di bandara domestik khusus kawasan industri. Pemerintah memastikan bahwa sistem keimigrasian di kawasan ini berjalan tertib, profesional, dan adaptif terhadap kebutuhan investasi yang terus berkembang.

banner 336x280

Pemerintah menilai bahwa kawasan industri berskala besar seperti IWIP membutuhkan dukungan keimigrasian yang kuat agar mobilitas tenaga kerja, termasuk tenaga ahli asing, dapat berlangsung sesuai ketentuan hukum. Dengan demikian, proses transfer teknologi dan keahlian ke tenaga kerja nasional dapat berjalan lebih optimal tanpa mengabaikan aspek pengawasan dan kedaulatan negara.

Kunjungan tersebut juga memperlihatkan sinergi lintas instansi, mulai dari Imigrasi, Bea dan Cukai, Karantina, hingga unsur keamanan. Kolaborasi ini dinilai penting untuk menjaga kelancaran aktivitas industri, arus barang, serta stabilitas kawasan yang menjadi pusat investasi bernilai ratusan triliun rupiah.

Manajemen IWIP menyambut baik kunjungan pemerintah tersebut. Dukungan langsung dari pemerintah pusat dianggap memberikan kepastian hukum dan kejelasan prosedur, yang sangat dibutuhkan oleh investor dan mitra internasional dalam menjalankan operasional jangka panjang.

Kunjungan pemerintah ke IWIP mencerminkan pergeseran pendekatan negara dalam mengelola investasi strategis. Negara tidak lagi hanya berperan sebagai regulator, tetapi juga sebagai fasilitator aktif yang memastikan seluruh ekosistem pendukung investasi berjalan seimbang. Dukungan keimigrasian yang tertata di kawasan industri seperti IWIP menjadi sinyal bahwa Indonesia semakin matang dalam mengelola arus modal global. Jika pola ini diterapkan secara konsisten di kawasan industri lain, maka Indonesia berpeluang besar memperkuat posisinya sebagai tujuan investasi yang kompetitif, tertib, dan berkelanjutan di tingkat regional maupun global.

banner 336x280

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *