Pembangunan infrastruktur yang dilakukan PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) di Desa Gemaf, Kecamatan Weda Utara, Kabupaten Halmahera Tengah, mulai dirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat. Keberadaan talud penahan ombak dan kondisi jalan desa yang lebih baik dinilai meningkatkan rasa aman sekaligus mempermudah aktivitas harian warga.
Talud penahan ombak yang dibangun di sepanjang pesisir Desa Gemaf menjadi solusi atas kekhawatiran warga terhadap dampak gelombang laut, khususnya saat musim angin selatan. Struktur talud sepanjang 1,2 kilometer tersebut dirancang untuk melindungi kawasan pantai dari abrasi dan potensi longsor yang sebelumnya kerap terjadi.
Kepala Desa Gemaf, Yoke Jinimaya, menyampaikan bahwa sebelum adanya talud, masyarakat selalu berada dalam kondisi waspada ketika cuaca buruk melanda. Ia menuturkan, salah satu kejadian yang pernah terjadi adalah longsor di area pemakaman desa akibat terjangan gelombang laut. “Sekarang warga merasa lebih tenang karena ancaman yang dulu kami hadapi sudah jauh berkurang,” ujarnya.
Selain perlindungan pesisir, perbaikan infrastruktur jalan desa turut membawa perubahan bagi mobilitas masyarakat. Jalan-jalan yang sebelumnya rusak dan sulit dilalui, kini telah diaspal dan dilengkapi sistem drainase. Hingga saat ini, total jalan desa yang dibangun dan diperbaiki mencapai 2,6 kilometer.
Lebih dari 70 persen ruas jalan di Desa Gemaf kini berada dalam kondisi baik. Hal ini mempermudah warga dalam mengangkut hasil kebun, mengakses sekolah, serta menjangkau layanan kesehatan, terutama pada musim hujan yang sebelumnya sering menghambat aktivitas.
Bagi masyarakat Desa Gemaf, pembangunan infrastruktur tersebut tidak hanya berdampak pada fisik wilayah, tetapi juga mendukung kelancaran aktivitas sosial dan ekonomi. Melalui kolaborasi antara pemerintah desa, masyarakat, dan pihak perusahaan, upaya penguatan infrastruktur diharapkan dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat jangka panjang bagi ketahanan desa pesisir.













